Pelatihan SPO Jember

ayoorganik

SPO mengadakan pelatihan yg dilaksanakan pada tanggal 23 s/d 24 Nopember 2013, di tempat kang “”Campur Srundeng” di jember menghadirkan langsung pembina dari group facebook “SPO” yaitu Dr.H.M Nurzaman yang biasa disebut “Manjel Dech” alias Ayah. Tujuan dari dilaksanakan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan para petani/peternak khususnya tentang pola organik, sehingga diharapkan akan meningkatkan hasil dari produksi pertanian/perikanan, sekaligus mengurangi biaya produksi khususnya pakan & pupuk, sehingga ujung2nya petani bisa  makmur.

PELATIHAN HARI KE-1

day1

Dimulai sekitar jam 10 pagi, dengan jumlah peserta sekitar 15 orang, dengan suasana yang cukup santai, membahas cara pembuatan roter (ramuan organik ternak), berfungsi  untuk menghasilkan procbiotik (microba yang membantu proses pencernaan), total ada 48 microba,  yg secara detail dijelaskan oleh Ayah step by step. Untuk bahan-bahan  selengkapnya bisa dilihat di Facebook (group “solusi petani organik”)

Hal yang harus diperhatikan saat pembuatan roter ini adalah:
–  bahan dan wadah harus steril. untuk bahan direndam dengan air hangat (kira-kira tangan kuat saja), sedangkan untuk wadah harus disirah dengan air panas.
– tangan juga harus bersih dan steril.
– wadah tidak boleh terbuat dari logam, pakai saja jurigen.
– nyampurnya di dalam rumah saja, tujuannya agar tidak terkena sinar matahari.
– setiap 2-3 hari sekali dikocok selama 5 menit, untuk memudahkan sebaiknya jurigen diisi 2/3nya saja.
– ukuran/banyak bahan tidak boleh diubah-ubah, harus sesuai dengan resep.

Roter yang dihasilkan dari proses ini merupakan biak(f0) yang bisa diperbanyak sampai beberapa kali, jadi kita cukup sekali saja membuatnya. Kemarin sempat juga dipraktekkan cara memperbanyak biak ini, tidak sampai selesai karena sudah terlalu malam, hujan, & capek…(tp tidak becek). Menggunakan gula kelapa dan dedak, cukup simple.

Berikut beberapa resep/tip lainnya yg sempat saya catat:
Cara beternak lele pola organik.(45 hari panen)
Tujuannya untuk meminiamilisr pakan, dan mempercepat pertumbuhan, berikut beberapa tips (kemungkinan jg sudah ada di “files” group facebook)
1. untuk 1 m2, max 100-200 ekor (lele 7cm)
2. managemen pakan dengan total harian maksimal 10% dari bobot lele, dengan detail pembagian sbb:
– pagi(harus diatas jam 9): 20% dari total harian
– siang: 20 % dari total harian
– malam: 60% dari total harian
3. buat pembuangan air dengan variasi tinggi pembuangan 30, 50, 70 cm. pemakaiannya adalah sbb:
umur < 10 hari, pembuangan 30cm
umur < 20 hari, pembuangan 50 cm
umur >= 30 hari, pembuangan 70 cm
4. Ph air yang ideal : 5.5 – 7
5. Untuk pemberian makan tempatnya harus dipinggir, sebaiknya dibuat 3 titik di area pinggir untuk lokasi pemberian pakan, dan tempatnya tidak boleh berubah.
6. jika hujan, yg menyebabkan tingkat keasaman dikolam tinggi, siram dengan 1 gelas roter.

*Pembuatan pakan ikan (skala 1 kwintal)
Bahan:
1. tepung ikan 35 kg
2. ampas tahu 30 kg
3. dedak 10 kg
4. kulit kedelai 25 kg (atau roti basi)
5. 1 gelas roter
6. gula putih 1 ons
7. air 5 liter (atau sekedar basah)
Cara: simpan rapat (difermentasi) selama 7 hari
Kalo pengen pakannya bisa  ngambang, tambah dengan kanji 10%

*Pakan sapi (skala 1 kwintal)
Bahan:
1. jerami 1kwntal
1. dedak 5 kg
2. ampas tahu 5 kg
3. garam 1 kg (garam krosok biar murah)
4. gula 1/2 kg
5. roter 100 ml
Cara: dicampur difermentasi
Tips:
– pemberian jam makan harus tetap
– pemberian makan dipisah (pagi jerami, siang dedak, sore jerami)
– tiap hari dimandiin, ga usah digosok cukup disiram saja.

PELATIHAN HARI KE-2

day2

Pelatihan hari ke-2 (pukul 9 s/d 15) dikhususkan untuk membahas masalah pertanian. Dijelaskan cara membuat rotan (ramuan organik tanaman) yang berisi 28 macam microba.

Bahan & cara: cari di facebook.
catatan penting:
– ragi tape beli yang 4 ribuan
– air leri max 2x pencucian
– jagung hanya ujung bonggolnya saja, untuk jagung nya ya dimakan sendiri saja
– usus ikan nila ambil ususnya saja, lainnya (hati, empedu, dll) buang
– kacang panjang kira2 isinya 20 biji
– saat diblender jangan sampai berbuih, asal hancur saja
– wadah wajib steril
– setelah jadi, saring ampasnya jangan dibuang (bisa buat pupuk)
– kalau ada gasnya, jangan dibuka semua.. asal gasnya keluar saja
– untuk blender, paka air yang sudah ada missal air leri atau air kelapa, dll

Beberapa solusi lain yg dijelaskan:
**Membuat pupuk organik – Pupuk Dasar
**Membuat pupuk organik cair (POC)
**Membuat ZPT Auxin
**Membuat ZPT Sitokinin
**Membuat ZPT Giberlin
**Membuat Roma
*Cara memperbanyak herbisida (1 liter dijadikan 12 liter)
Bahan:
1. air laut 12 liter
2. pupuk urea 2kg
Cara:
1. air laut + urea dididihkan sekitar 30 menit
2. setelah dingin masukkan herbisida
3. simpan selama 24 jam

*Cara memilih benih padi
1. ambil wadah dan isi dengan air
2. masukkan telor
3. masukkan garam secara bertahap
4, jika telor mulai mengambang (posisi ditengah2 antara atas dan bawah), berarti garam sudah cukup
5. masukkan benih, yang tenggelam berarti bagus, yang ngambang jelek.
6. ini bisa untuk mengecek benih apapun (palawija dll)
7. setelah selesai, cuci benih sampai bersih

**Cara pengolahan tanah dan penanaman padi

*Tips inokulasi gaharu
1. umur harus lebih dari 5 thn
2. harus cari isolat dulu (penyakit tananaman), yang paling baik adalah fosarium.
caranya, cari kebun cabe yang sakit, ambil 1 pohon cabe, dihancurkan/diremas-remas diambil airnya.
kalo tidak ada bisa pake tomat atau pisang yg sakit. untuk pisang ambil saja 1 dahan kemudian diremas-remas
3. pohon gaharu dibor 5-10 cm
4. airnya dimasukin
5. dalam 1 pohon gaharu maksimal 10 lubang, untuk pemberian harus bertahan (tiap 6 bulan sekali).
jadi pertama kali dibor 1, kemudian selang 6  bulan kemudian dibor atasnya (jarak sekitar 50 cm), tidak boleh sejajar dengan lubang sebelumnya.
6. gaharu nanti akan mengeluarkan resin untuk melawan penyakit, sehingga menghasilkan minyak yg lebih banyak.
7. tips ini tidak memakai rotan

*Tips penanganan tikus
1. ambil 2-3 tikus
2. cincang, fermentasi dengan roma 3 mingguan
3. saring dan kocor keliling pematang (galengan)

*Tips menanam kencur
1. Setelah 6 bulan(tidak boleh lebih dari 7 bulan, karena akan percuma), tanaman kencur dibongkar, dibalik (daun dibawah, akar diatas), diurug lagi.
2. hasilnya nanti insyaallah jadi 10x lipat

——-

Note
** = Mengenai bahan & caranya, lebih lengkapnya cari di Files group facebook “Solusi Petani Organik”

1 Muharram 1435

muharam
Selamat tahun baru.
Ada banyak momentum yang dilakukan banyak orang dalam rangka menyambut tahun baru, khususnya tahun baru Hijriyah. Di desa saya, tiap 1 Muharam atau “suro” biasanya dilaksanakan kenduri bersama di salah satu pojok (poskamling) yang ada. Orang-orang berkumpul, masing2 membawa beberapa takir yang dihiasi janur kuning, yang biasa disebut “takir plontang”. Ada hal positif dari kegiatan semacam ini, dalam hal sosial yaitu mempererat kerukunan antar warga, tetapi ada hal2 yang saya sendiri kurang sreg dengan kegiatan ini yaitu dalam pelaksanaanya diawali dengan membakar kemenyan, kemudian doa2 yang dibaca jg cenderung mengarah ke kemusrikan, wallahualam.

Saya sendiri menjadikan momen tahun baru ini sebagai salah satu momentum perubahan, terutama untuk menjadikan diri ini lebih baik dan lebih bermanfaat bagi banyak orang. Selagi ada waktu dan kesempatan untuk berbenah, berubah, dan berhijrah. Semoga tahun ini lebih baik dari tahun kemarin.
Amin.

Layout Keyboard Japanese di Windows

Saya sempat mengalami masalah setting keyboard layout japanese di windows, akhirnya setelah search kesana kemari menemukan solusi yg cespleng:

Caranya, masuk ke “regedit”, kemudian update values berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\i8042prt\Parameters

LayerDriver JPN                      =  kbd106.dll
OverrideKeyboardIdentifier  = PCAT_106KEY
OverrideKeyboardSubtype    = 2
OverrideKeyboardType          = 7

Load Balancer menggunakan ipvsadm & keepalived di Centos 6

Skema yang saya gunakan (dalam 1 network):

Linux Director 1 (lv1) = 192.168.89.216
Linux Director 2 (lv2) = 192.168.89.215
Real Server 1 = 192.168.89.217
Real Server 2 = 192.168.89.218
Database Server = 192.168.89.209
VIP (Virtual IP Address) = 192.168.89.210

Untuk test ini, saya menggunakan LVS Direct Routing schema (http://www.ultramonkey.org/papers/lvs_tutorial/html/).



Instalasi dan konfigurasi LVS di Linux Director.

[root@lv1 ‾]# modprobe ip_vs
[root@lv1 ‾]# cat /proc/net/ip_vs
IP Virtual Server version 1.2.1 (size=4096)
Prot LocalAddress:Port Scheduler Flags
  -> RemoteAddress:Port Forward Weight ActiveConn InActConn

Install ipvsadm di Linux Director

[root@lv1 ‾]# yum install ipvsadm
[root@lv1 ‾]# ipvsadm
IP Virtual Server version 1.2.1 (size=4096)
Prot LocalAddress:Port Scheduler Flags
  -> RemoteAddress:Port           Forward Weight ActiveConn InActConn

Konfigurasi Linux Director

[root@lv1 ‾]# ipvsadm -C
[root@lv1 ‾]# ipvsadm -A -t 192.168.89.210:80 -s rr
[root@lv1 ‾]# ipvsadm -a -t 192.168.89.210:80 -r 192.168.89.217:80 -g -w 1
[root@lv1 ‾]# ipvsadm -a -t 192.168.89.210:80 -r 192.168.89.218:80 -g -w 1
[root@lv1 ‾]# ipvsadm -S
[root@lv1 ‾]# ipvsadm -Ln
IP Virtual Server version 1.2.1 (size=4096)
Prot LocalAddress:Port Scheduler Flags
  -> RemoteAddress:Port           Forward Weight ActiveConn InActConn
TCP  192.168.89.210:80 rr
  -> 192.168.89.217:80            Route   1      0          0         
  -> 192.168.89.218:80            Route   1      0          0

Aktifkan IP forwarding. Tambahkan kode berikut di file /etc/sysctl.conf dan kemudian jalankan “sysctl -p”.

net.ipv4.ip_forward = 1

Install keepalived di Linux Director (tambahkan  yum repository epel, jika belum ada)

[root@lv1 ‾]# wget http://ftp.riken.jp/Linux/fedora/epel/RPM-GPG-KEY-EPEL-6
[root@lv1 ‾]# rpm --import RPM-GPG-KEY-EPEL-6
[root@lv1 ‾]# rm -f RPM-GPG-KEY-EPEL-6
[root@lv1 ‾]# vim /etc/yum.repos.d/epel.repo
# create new
[epel]
name=EPEL RPM Repository for Red Hat Enterprise Linux
baseurl=http://ftp.riken.jp/Linux/fedora/epel/6/$basearch/
gpgcheck=1
enabled=0

[root@lv1 ‾]# yum --enablerepo=epel install keepalived
[root@lv1 ‾]# vim /etc/keepalived/keepalived.conf
#add/edit the following value
vrrp_instance VI_1 {
    state MASTER
    interface eth0
    virtual_router_id 51
    priority 100
    advert_int 1
    authentication {
        auth_type PASS
        auth_pass 1111
    }
    virtual_ipaddress {
        192.168.89.210
    }
}
[root@lv1 ‾]# /etc/rc.d/init.d/keepalived start
[root@lv1 ‾]# tail -f /var/log/messages 
[root@lv1 ‾]# chkconfig keepalived on

catatan:
Konfigurasi keepalived lv2 sama persis dengan lv1, kecuali perubahan  nilai state di VI_1 dari MASTER diubah menjadi BACKUP.


Configuration of the Real Server
tambahkan command berikut di /etc/rc.local :

  ifconfig lo:0 192.168.89.210 netmask 255.255.255.255 broadcast 192.168.89.210 up
  route add -host 192.168.89.210 dev lo:0

tambahkan konfigurasi berikut di /etc/sysctl.conf, kemudian jalankan “sysctl -p”.

  net.ipv4.conf.lo.arp_ignore = 1
  net.ipv4.conf.lo.arp_announce = 2
  net.ipv4.conf.all.arp_ignore = 1
  net.ipv4.conf.all.arp_announce = 2

catatan:
konfigurasi di realserver lainnya sama.


Test
- Buka web site http://192.168.89.210 lewat web browser.

- Check  LVS Director.

[root@lv1 ‾]# ipvsadm -Ln
IP Virtual Server version 1.2.1 (size=4096)
Prot LocalAddress:Port Scheduler Flags
  -> RemoteAddress:Port           Forward Weight ActiveConn InActConn
TCP  192.168.89.210:80 rr
  -> 192.168.89.217:80            Route   1      3          4         
  -> 192.168.89.218:80            Route   1      3          4

- Check  Keepalived di lv1

[root@lv1 ‾]# tail -f /var/log/messages
May 22 13:08:59 lv1 Keepalived_vrrp: VRRP_Instance(VI_1) Transition to MASTER STATE
May 22 13:09:00 lv1 Keepalived_vrrp: VRRP_Instance(VI_1) Entering MASTER STATE
May 22 13:09:00 lv1 Keepalived_vrrp: VRRP_Instance(VI_1) setting protocol VIPs.
May 22 13:09:00 lv1 Keepalived_vrrp: VRRP_Instance(VI_1) Sending gratuitous ARPs on eth0 for 192.168.89.210
May 22 13:09:00 lv1 Keepalived_healthcheckers: Netlink reflector reports IP 192.168.89.210 added

- Check Keepalived di lv2

[root@lv2 ‾]# tail -f /var/log/messages
May 22 13:58:25 lv2 Keepalived_vrrp: Opening file '/etc/keepalived/keepalived.conf'.
May 22 13:58:25 lv2 Keepalived_vrrp: Configuration is using : 61281 Bytes
May 22 13:58:25 lv2 Keepalived_vrrp: Using LinkWatch kernel netlink reflector...
May 22 13:58:25 lv2 Keepalived_vrrp: VRRP_Instance(VI_1) Entering BACKUP STATE

- Shutdown lv1, kemudian cek status  lv2

[root@lv2 ‾]# tail -f /var/log/messages
May 22 13:59:35 lv2 Keepalived_vrrp: VRRP_Instance(VI_1) Transition to MASTER STATE
May 22 13:59:36 lv2 Keepalived_vrrp: VRRP_Instance(VI_1) Entering MASTER STATE
May 22 13:59:36 lv2 Keepalived_vrrp: VRRP_Instance(VI_1) setting protocol VIPs.
May 22 13:59:36 lv2 Keepalived_vrrp: VRRP_Instance(VI_1) Sending gratuitous ARPs on eth0 for 192.168.89.210
May 22 13:59:36 lv2 Keepalived_healthcheckers: Netlink reflector reports IP 192.168.89.210 added