Pengalaman di Jakarta

Aku menginjakkan kaki di Jakarta kira-kira tanggal 15 September 2006. Waktu itu tujuan datang ke Jakarta adalah untuk mengikuti test masuk bekerja di Bank DKI di wilayah Kemang Raya. Saat itu aku tahu apa-apa tentang Jakarta. Aku hanya mengandalkan temanku yang kebetulan ada di jakarta. Begitu datang di jakarta, naik kereta api matarmaja, aku langsun turun di stasiun Jatinegara, sekitar jam 08.00. Aku dijemput oleh temanku namanya IIk yang bekerja di IM2. Kemudian aku diantar ke temanku satunya lagi, namanya Fauzi, di Jakarta bekerja sebagai programmer freelance. Disinilah aku nebeng tempat tinggal untuk sementara waktu sampai aku mendapatkan pekerjaan.

Sampai kira-kira hari yang ditentukan, waktu test di kemang pun tiba, aku kesana diantar oleh temanku. Disana ak berkenalan dengan beberapa peserta test, ada yang dari jogja, purwokerto, bahkan ada jg yang langsung datang dari malang. Begitu selesai test, aku pun langsung pulang ke kost an temanku, naik bis. Sambil menunggu hasil pengumuman, hampir tiap hari aku mendaftar pekerjaan ke beberapa lowongan yang tersedia online di internet. Banyak sekali yang aku lamar, aku tidak ingat sudah berapa banyak.

Sampai akhirnya setelah dua minggu aku menganggur, aku mendapat panggilan di Mobilynx, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang content provider. Aku diminta untuk datang jam 07.00 pagi. Aku menyanggupi, dan langsung mencari tahu lokasi perusahaan tersebut, menggunakan situs http://www.cybermap.co.id. Setelah kira-kira sudah tahu lokasinya, akupun segera melakukan beberapa persiapan kecil seperti alat tulis dan lain-lain. Kemudian aku juga bertanya ke temanku, aku harus naik angkutan apa, dan lain-lain. Keesokan harinya, kebetulan temanku ada perlu, yang jalannya searah dengan tujuanku, maka aku berangkat bareng dengan dia. Berangkat jam 6 pagi, jalanan lumayan macet, tapi karena pakai motor jadi perjalanan bisa lumayan cepat. Jam 06.30 aku sudah nyampe di tempat, Citra Graha, aku pun langsung naik ke lantai 10. Nyari-nyari dimana ruangnya ga ketemu, akhirnya aku telepon orangnya, pak Ricky namanya. Ternyata dia adalah big bos disana. Aku disuruh langsung masuk ke ruang yang ternyata persis di sebelah tempatku saat itu sedang berada. Begitu masuk, aku lihat kantor masih sepi, belum ada orang, cuma ada 3 0rang saja. Maklum, kantor masuk jam setengah delapan, dan waktu itu aku jam setengah tujuh sudah berada di kantor tersebut. Oh iya, aku masih ingat hari itu adalah hari jumat.

Begitu masuk ruangan, aku disuruh menunggu sebentar, dan tidak lama kemudian aku langsung disuruh masuh keruangannya pak Ricky. Wawancara pun berlangsung dengan biasa-biasa saja, pertanyaannya pun juga umum-umum saja. Secara sekilas aku diperkenalkan dengan teknologi/platform  yang ada disana,  yaitu imenu. Setelah wawancara dirasa cukup, aku disurun mengisi semacam blanko yang berisi biodata dan lain-lain. Katanya ak akan menjalani wawancara kedua, dengan pak denis, orang prancis katanya. Tp kebetulan hari itu pak denisnya tidak masuk, aku pun dialihkan untuk diwawancarai oleh it managernya, yaitu mas franky. Setelah wawancara kedua selesai, aku disuruh menunggu lagi untuk keputusannya.  Aku ditanya bisa bekerja mulai kapan, aku jawab senin depan, tapi sama pak ricky disuruh untuk langsung bekerja saat itu.  Dan akhirnya ak pun langsung mulai bekerja pada hari itu.

Aku ingat pada waktu itu aku disuruh untuk ikut dengan programer yang sudah senior di tempat tersebut, yaitu mbak ika. Dia adalah orang lampung, lulusan binus/gunadarma, aku lupa.

Bersambung…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s